Resep Bebek Timbungan Khas Bali: Cita Rasa Tradisional yang Wangi Rempah

Resep Bebek Timbungan Khas Bali: Cita Rasa Tradisional yang Wangi Rempah

Resep Bebek Timbungan Khas Bali: Cita Rasa Tradisional yang Wangi Rempah – Bali di kenal dengan kekayaan kulinernya yang sarat bumbu dan filosofi. Salah satu hidangan tradisional yang mulai jarang di temui namun sangat istimewa adalah Bebek Timbungan. Kata timbungan merujuk pada teknik memasak menggunakan bambu, di mana daging bebek yang telah di bumbui di masukkan ke dalam ruas bambu lalu di masak perlahan hingga aromanya meresap sempurna. Hidangan ini biasanya di sajikan pada upacara adat atau acara keluarga besar, sehingga memiliki nilai budaya yang kuat. Rasanya gurih, pedas, dan sangat harum berkat perpaduan bumbu khas Bali dan proses memasak alami.

Bahan-Bahan

  • 1 ekor bebek, bersihkan dan potong kecil
  • 2 batang bambu ukuran sedang, bersihkan bagian dalamnya
  • Daun pisang secukupnya untuk alas
  • Tusuk bambu atau daun pisang untuk penutup

Bumbu Halus (Base Genep Bali):

  • 8 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri sangrai
  • 2 cm kunyit
  • 2 cm lengkuas
  • 2 cm jahe
  • 1 sdt ketumbar
  • 1/2 sdt merica
  • 5 buah cabai merah (sesuai selera)
  • 1 sdt terasi bakar
  • Garam dan gula secukupnya

Bumbu Pelengkap:

  • 2 batang serai, memarkan
  • 5 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun salam

Baca juga : Kuah Beulangong: Warisan Rasa Khas Aceh yang Kaya Rempah

Cara Memasak

  1. Lumuri potongan bebek dengan air jeruk nipis dan garam, diamkan 15 menit lalu bilas.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Masukkan serai, daun jeruk, dan daun salam.
  3. Masukkan daging bebek ke dalam tumisan, aduk hingga bebek terbalut bumbu dan setengah matang.
  4. Siapkan bambu, lapisi bagian dalamnya dengan daun pisang.
  5. Masukkan bebek berbumbu ke dalam bambu, padatkan, lalu tutup ujung bambu dengan daun pisang.
  6. Panggang bambu di atas bara api atau api kecil sambil diputar selama kurang lebih 1–1,5 jam hingga bebek empuk dan matang sempurna.

Tips Penyajian

Bebek Timbungan paling nikmat disajikan hangat bersama nasi putih, sambal matah, dan lawar Bali. Aroma bambu yang khas akan langsung tercium saat bambu dibelah, menambah pengalaman makan yang autentik dan tak terlupakan. Selamat mencoba dan menikmati warisan rasa Bali di dapur Anda!

Kuah Beulangong: Warisan Rasa Khas Aceh yang Kaya Rempah

Kuah Beulangong: Warisan Rasa Khas Aceh yang Kaya Rempah

Kuah Beulangong: Warisan Rasa Khas Aceh yang Kaya Rempah – Aceh dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia yang kaya akan budaya dan kuliner bercita rasa kuat. Salah satu hidangan ikoniknya adalah Kuah Beulangong, masakan tradisional yang biasanya disajikan saat acara besar seperti kenduri, pernikahan, atau hari raya. Hidangan ini bukan sekadar makanan, tetapi simbol kebersamaan karena dimasak dalam jumlah besar menggunakan beulangong (kuali besar) dan dinikmati bersama-sama. Ciri khas Kuah Beulangong terletak pada penggunaan rempah Aceh yang melimpah serta perpaduan daging dan nangka muda yang menghasilkan rasa gurih, pedas, dan harum yang khas.

Bahan-bahan

Bahan utama:

  • 1 kg daging sapi atau kambing, potong besar
  • 1 kg nangka muda, potong kasar
  • 2 liter air
  • 200 ml santan kental

Bumbu halus:

  • 12 siung bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 10 buah cabai merah kering (rendam air panas)
  • 5 buah cabai rawit (sesuai selera)
  • 5 butir kemiri
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 1 sdt ketumbar sangrai
  • 1/2 sdt jintan

Bumbu tambahan:

  • 2 batang serai, memarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • Garam secukupnya

rayyanrestaurant.uk

Cara Memasak

  1. Rebus daging hingga setengah empuk, lalu masukkan nangka muda. Masak hingga nangka mulai lunak.
  2. Tumis bumbu halus bersama serai, daun jeruk, dan daun salam hingga harum dan matang.
  3. Masukkan bumbu tumis ke dalam rebusan daging dan nangka, aduk rata.
  4. Tambahkan santan kental, kecilkan api, lalu masak sambil di aduk perlahan agar santan tidak pecah.
  5. Bumbui dengan garam secukupnya dan masak hingga kuah mengental serta bumbu meresap sempurna.
  6. Koreksi rasa, lalu angkat dan sajikan hangat.

Tips dan Penyajian

Kuah Beulangong paling nikmat di sajikan dengan nasi putih hangat dan pelengkap seperti emping atau acar. Semakin lama di masak dengan api kecil, rasa rempahnya akan semakin dalam dan menyatu. Hidangan ini cocok untuk Anda yang ingin merasakan kekayaan kuliner Nusantara dengan cita rasa autentik Aceh.

Resep Nasi Kebuli Rumahan yang Gurih dan Wangi Rempah

Resep Nasi Kebuli Rumahan yang Gurih dan Wangi Rempah

Resep Nasi Kebuli Rumahan yang Gurih dan Wangi Rempah – Nasi kebuli adalah salah satu hidangan khas Timur Tengah yang sangat populer di Indonesia, terutama di kalangan masyarakat Betawi dan Arab-Indonesia. Ciri khas nasi kebuli terletak pada penggunaan rempah-rempah kuat seperti kapulaga, cengkeh, dan kayu manis, serta dimasak dengan kaldu daging dan susu sehingga menghasilkan rasa gurih, harum, dan kaya. Meski sering dianggap sebagai makanan “acara besar”, nasi kebuli sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan yang relatif mudah ditemukan. Resep ini cocok untuk pembaca umum yang ingin mencoba memasak nasi kebuli rumahan tanpa ribet.

Bahan-Bahan

  • 500 gram beras basmati (bisa diganti beras biasa)
  • 500 gram daging kambing atau ayam
  • 1 liter air
  • 200 ml susu cair
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 buah bawang bombay
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 2 butir kapulaga
  • 3 butir cengkeh
  • 1 batang kayu manis
  • 1 sdt jintan bubuk

Baca juga : Ayam Rica-Rica Pedas Gurih Khas Nusantara

  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • Garam dan gula secukupnya
  • Minyak atau margarin untuk menumis

Cara Memasak

  1. Cuci beras hingga bersih, lalu rendam selama kurang lebih 30 menit. Tiriskan.
  2. Rebus daging hingga empuk. Angkat daging, potong sesuai selera, dan sisihkan air rebusannya sebagai kaldu.
  3. Haluskan bawang merah, bawang putih, jahe, dan lengkuas. Iris bawang bombay.
  4. Panaskan minyak atau margarin, tumis bumbu halus dan bawang bombay hingga harum.
  5. Masukkan kapulaga, cengkeh, dan kayu manis. Aduk hingga rempah mengeluarkan aroma.
  6. Masukkan potongan daging, aduk rata, lalu tambahkan jintan, ketumbar, garam, dan gula.
  7. Tuang kaldu daging dan susu cair, masak hingga mendidih.
  8. Masukkan beras, aduk rata, lalu masak hingga air menyusut.
  9. Kecilkan api, tutup panci, dan masak hingga nasi matang dan tanak.

Penyajian

Nasi kebuli paling nikmat disajikan hangat bersama acar, emping, dan taburan bawang goreng. Hidangan ini cocok untuk makan bersama keluarga atau disajikan pada momen spesial. Dengan resep ini, Anda bisa menikmati nasi kebuli gurih dan wangi rempah tanpa harus menunggu acara besar. Selamat mencoba!

Ayam Rica-Rica Pedas Gurih Khas Nusantara

Ayam Rica-Rica Pedas Gurih Khas Nusantara

Ayam Rica-Rica Pedas Gurih Khas Nusantara – Ayam rica-rica adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang berasal dari Sulawesi Utara dan dikenal dengan cita rasa pedas, segar, serta aroma rempah yang kuat. Kata rica sendiri berarti cabai, sehingga hidangan ini identik dengan sensasi pedas yang menggugah selera. Ayam rica-rica cocok disajikan sebagai menu makan siang maupun malam, terutama bagi pecinta masakan berbumbu tajam. Resep ini menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan dan teknik memasak rumahan, sehingga pas untuk dicoba oleh siapa saja.

Bahan-Bahan

  • 1 ekor ayam, potong menjadi 8–10 bagian
  • 2 lembar daun jeruk, buang tulangnya
  • 1 batang serai, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 buah tomat merah, potong kasar
  • 3 sdm minyak goreng untuk menumis
  • 150 ml air
  • Garam secukupnya
  • Gula secukupnya
  • Air jeruk nipis secukupnya

Bumbu Halus

  • 8 buah cabai merah keriting
  • 10 buah cabai rawit merah (sesuai selera)
  • 6 siung bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 2 cm lengkuas
  • 1 sdt ketumbar

rayyanrestaurant.uk

Cara Memasak

  1. Lumuri potongan ayam dengan air jeruk nipis dan sedikit garam, diamkan selama 10 menit, lalu bilas bersih.
  2. Panaskan minyak dalam wajan, tumis bumbu halus hingga harum dan matang.
  3. Masukkan daun salam, daun jeruk, dan serai. Aduk hingga aromanya keluar.
  4. Masukkan potongan ayam, aduk hingga ayam berubah warna dan terbalut bumbu.
  5. Tambahkan potongan tomat dan air, lalu masak dengan api sedang hingga ayam empuk dan bumbu meresap.
  6. Bumbui dengan garam dan gula secukupnya, koreksi rasa.
  7. Masak hingga kuah menyusut dan bumbu mengental, lalu angkat.

Tips dan Penyajian

Untuk rasa yang lebih pedas dan segar, ayam rica-rica bisa dimasak tanpa banyak kuah hingga bumbu benar-benar melekat. Sajikan selagi hangat bersama nasi putih, lalapan, dan perasan jeruk nipis tambahan. Jika suka, Anda juga bisa menambahkan daun kemangi di akhir masak untuk aroma yang lebih wangi. Selamat mencoba!